Breaking News

Sinergi Tanpa Batas: RS PMI Bogor dan teraMedik Lanjutkan Kolaborasi Digitalisasi Medis

18.jpeg

BOGOR, 30 April 2026 – Upaya transformasi digital di sektor layanan kesehatan terus diperkuat. RS PMI Bogor mengoptimalkan penggunaan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) teraMedik untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus memastikan kepatuhan terhadap standar regulasi nasional.

Kolaborasi antara RS PMI Bogor dan PT Terakorp Indonesia yang telah terjalin sejak 2022 menjadi langkah strategis dalam mendorong pengelolaan rumah sakit berbasis sistem digital terintegrasi.

IT Manager RS PMI Bogor, dr. Arief Nugraha, menyebut implementasi SIMRS teraMedik telah membawa perubahan signifikan dalam operasional rumah sakit, terutama dalam meningkatkan efektivitas kerja staf dan koordinasi antar unit.

“Kami melihat transformasi besar pada alur pelayanan, mulai dari pendaftaran yang kini terdigitalisasi hingga rekam medis elektronik terpusat yang mempercepat pengambilan keputusan klinis secara akurat,” ujarnya.

Menurutnya, integrasi sistem juga berdampak pada peningkatan transparansi pengelolaan keuangan serta efisiensi proses klaim BPJS yang sebelumnya kerap terkendala oleh data yang tersebar.

Kini, seluruh unit layanan—mulai dari rawat jalan, rawat inap, farmasi, hingga penunjang medis—telah terhubung dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi. Proses peresepan obat dan permintaan pemeriksaan medis pun dilakukan secara elektronik, sehingga meminimalisir kesalahan komunikasi dan mempercepat alur pelayanan pasien.

Transformasi ini tidak hanya berdampak pada sisi manajemen, tetapi juga meningkatkan pengalaman pasien. Dengan sistem yang saling terhubung, layanan menjadi lebih cepat, akurat, dan konsisten.

RS PMI Bogor juga terus mengembangkan sistem digitalnya agar selaras dengan kebutuhan layanan kesehatan berbasis data. Ke depan, rumah sakit ini menargetkan pemanfaatan teknologi analitik dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung pengambilan keputusan klinis serta memprediksi beban layanan.

“Kami berharap pengembangan sistem ke depan tetap sesuai dengan standar regulator, baik BPJS maupun Kementerian Kesehatan, serta mampu meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan,” tambah dr. Arief.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Marketing PT Terakorp Indonesia, Muhamad Epi Jarnel, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital RS PMI Bogor menuju konsep smart hospital.

“Kami terus mengembangkan teknologi, termasuk integrasi AI, untuk membantu rumah sakit bertransformasi menjadi lebih modern. Selain itu, kami memastikan keamanan data pasien tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Dengan penguatan sistem digital yang terintegrasi, RS PMI Bogor menempatkan transformasi layanan sebagai strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus membangun kepercayaan pasien di era kesehatan berbasis data. (*)
© Copyright 2022 - Siaran Update