Perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan turut mempengaruhi cara orang menata ruang di dalam rumah. Keterbatasan luas hunian, kebutuhan penyimpanan yang beragam, serta tuntutan estetika membuat furnitur tak lagi sekadar berfungsi, tetapi juga harus adaptif.
Di tengah kebutuhan tersebut, sistem lemari modular mulai menjadi pilihan. Salah satu konsep yang menarik perhatian adalah Abacus Modular Wardrobe, sistem lemari yang dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan ruang dan gaya hidup penggunanya.
Abacus Modular Wardrobe hadir sebagai solusi penyimpanan yang memungkinkan pengguna menyusun lemari sesuai ukuran ruangan, fungsi, dan kebutuhan pribadi dengan proses instalasi yang lebih praktis dan efisien.
Abacus Modular Wardrobe hadir sebagai solusi penyimpanan yang memungkinkan pengguna menyusun lemari sesuai ukuran ruangan, fungsi, dan kebutuhan pribadi dengan proses instalasi yang lebih praktis dan efisien.
"Melalui sistem modular seperti Abacus, kami melihat kebutuhan masyarakat akan lemari yang fleksibel, bisa disesuaikan dengan ruang, dan tetap rapi tanpa harus melakukan perubahan permanen pada hunian," ujar Agustinus selaku Manager Offline Store Pro Design.
Berbeda dengan lemari konvensional, konsep modular memungkinkan komponen disusun ulang, ditambah, atau disesuaikan seiring perubahan kebutuhan. Bagi pasangan muda, keluarga, maupun profesional yang tinggal di hunian modern, fleksibilitas ini menjadi nilai tambah.
Lemari Modular Abacus dikembangkan oleh Pro Design, produsen panel furniture yang telah beroperasi sejak 1989. Perusahaan ini dikenal memiliki pengalaman panjang dalam memproduksi furnitur knock down untuk pasar domestik dan ekspor.
Dari sisi fungsi, Abacus dirancang sebagai modular wardrobe dengan beragam pilihan kompartemen, mulai dari gantungan pakaian, rak penyimpanan, hingga laci. Susunan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruang tidur utama, kamar anak, maupun area walk-in closet.
Material yang digunakan mengacu pada standar industri, yakni Grade A hardwood particle board, yang dirancang untuk daya tahan penggunaan jangka panjang. Proses produksi dilakukan di fasilitas milik sendiri, sehingga kualitas dapat dikontrol sejak tahap awal.
Dalam konteks hunian modern, sistem modular seperti Abacus mencerminkan perubahan cara pandang terhadap furnitur. Lemari tidak lagi dipilih semata berdasarkan ukuran standar, tetapi berdasarkan kemampuan beradaptasi dengan ruang dan aktivitas penghuninya.
Pendekatan ini sejalan dengan tren interior yang menekankan fungsi, efisiensi ruang, dan estetika yang tetap relevan dalam jangka panjang. Furnitur modular memberi ruang bagi pemilik hunian untuk menata rumah secara lebih personal tanpa harus melakukan perubahan permanen.
Social Header